RAPAT KOORDINASI PENCEGAHAN STUNTING

Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya Andi Murji Machfud, SH,,MH Menghadiri rapat Koordinasi Agenda Lintas Sektor Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Palangka Raya Tahun 2024.

Penyebab Stunting

Penyebab utama stunting adalah malnutrisi dalam jangka panjang (kronis). Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan anak kekurangan nutrisi adalah:

  • Ibu mengalami malnutrisi atau terserang infeksi selama hamil
  • Anak tidak mendapatkan ASI EKSLUSIF
  • Kualitas gizi MPASI yang kurang
  • Anak menderita penyakit yang menghalangi penyerapan nutrisi, seperti alergi susu sapi atau sindrom malabsorbsi
  • Anak menderita infeksi kronis, seperti tuberkulosis atau cacingan
  • Anak memiliki penyakit bawaan, seperti penyakit jantung bawaan atau thalasemia

Faktor risiko stunting

Ada faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko anak mengalami stunting, antara lain:

  • terlahir prematur
  • Terlahir dengan berat badan rendah
  • Mengalami (IUGR)
  • Tidak mendapatkan vaksin yang lengkap
  • Hidup di tengah kemiskinan
  • Tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk dan tidak mendapatkan akses untuk air bersih

Gejala Stunting

Gejala atau ciri-ciri stunting umumnya bisa terlihat saat anak berusia 2 tahun. Namun, hal ini sering tidak disadari, atau malah disalahartikan sebagai perawakan pendek yang normal.

Gejala dan tanda-tanda yang bisa menunjukkan anak mengalami stunting adalah:

  • Tinggi badan anak lebih pendek daripada tinggi badan anak seusianya
  • Berat badan tidak meningkat secara konsisten
  • Tahap perkembangan yang terlambat dibandingkan anak seusianya
  • Tidak aktif bermain
  • Sering lemas
  • Mudah terserang penyakit, terutama infeksi

Pengobatan Stunting

Pengobatan stunting adalah dengan mengatasi penyakit penyebabnya, memperbaiki asupan nutrisi, memberikan suplemen, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Berikut adalah tindakan yang dapat dilakukan oleh dokter:

  • Mengobati penyakit yang mendasarinya, misalnya memberikan obat-obatan antituberkulosis bila anak menderita TBC
  • Memberikan suplemen vitamin A, zinc, zat besi, kalsium, dan yodium
  • Memberikan penyuluhan kepada orang tua agar memenuhi kebutuhan nutrisi anak